MANAJEMEN WAKTU

Standard

Image

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

  1. I.       LATAR BELAKANG

Manajemen waktu yang baik adalah dengan membuat data aktifitas atau pekerjaan dan menentukan skala prioritas dari setiap pekerjaan tersebut. Disini perlu kita tahu bahwa setiap pekerjaan pastilah penting namun dari daftar pekerjaan penting itu ada yang lebih penting yaitu pekerjaan yang mendesak atau genting dan biasanya berhubungan dengan deadline.

Letakkanlah aktifitas yang genting pada daftar yang paling atas untuk segera dikerjakan baru diikuti dengan daftar urutan pekerjaan lain yang kurang prioritasnya.

Teori manajemen waktu ini akan memberikan hasil yang baik jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan disiplin tinggi. Selain itu komitmen yang tinggi setiap individu juga sangat diperlukan dalam mematuhi dan menjalankan manajemen waktu kerja yang telah ditentukan oleh perusahaan, instansi atau kita tentukan sendiri dalam menjalankan aktifitas kita sehari-hari.

Manajemen waktu bertujuan kepada produktifitas yang berarti rasio output dengan input. Tampak dan dirasakan seperti membuang-buang waktu dengan mengikuti fungsi manajemen dalam mengelola waktu. Merencanakan terlebih dahulu penggunaan waktu bukanlah suatu pemborosan melainkan memberikan pedoman dan arah bahkan pengawasan terhadap waktu.

Teori manajemen waktu ini akan memberikan hasil yang baik jika dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan disiplin tinggi. Selain itu komitmen yang tinggi setiap individu juga sangat diperlukan dalam mematuhi dan menjalankan manajemen waktu kerja yang telah ditentukan oleh perusahaan, instansi atau kita tentukan sendiri dalam menjalankan aktifitas kita sehari-hari.

 

  1. II.          TUJUAN
    1. Mahasiswa mampu menjelaskan defenisi manajemen waktu
    2. Mahasiswa mampu menjelaskan jenis jenis manajemen waktu
    3. Mahasiswa mampu menjelaskan manfaat manajemen waktu
    4. Mahasiswa mampu menjelaskan langkah langkah manajemen waktu
    5. Mahasiswa mampu menjelaskan hal hal penting manajemen waktu
    6. Mahasiswa mampu menjelaskan hambatan manajemen waktu
    7. Mahasiswa mampu menjelaskan kiat kiat manajemen waktu

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. I.              DEFENISI

Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur (Wikipedia.org).

manajemen waktu adalah usaha untuk memanfaatkan setiap bagian dari waktu untuk dilakukan aktivitas tertentu yang mana telah ditentukan target dalam jangka waktu tertentu suatu aktifitas atau pekerjaan harus sudah diselesaikan

Manajemen waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan produktivitas waktu.

manajemen waktu adalah aktivitas memenfaatkan waktu yang tersedia untuk mencapai tujuan, karena waktu tidak dapat diganti, disimpan dan kembali lagi.

Manajemen waktu yang baik adalah dengan membuat data aktifitas atau pekerjaan dan menentukan skala prioritas dari setiap pekerjaan tersebut. Disini perlu kita tahu bahwa setiap pekerjaan pastilah penting namun dari daftar pekerjaan penting itu ada yang lebih penting yaitu pekerjaan yang mendesak atau genting dan biasanya berhubungan dengan deadline.

 

  1. II.           JENIS-JENIS WAKTU
    1. Waktu yang sulit diatur :

Hanya untuk memenuhi kebutuhan Primer : makan, istirahat, menjaga hubungan sosial dan kekeluargaan. Wktu ini tidak dapat digunakan untuk kepentingan-kepentingan lain, dan tingkat urgensinya tinggi untuk  menjaga keseimbangan hidup manusia. Penggunaan waktu ini harus bijaksana, tidak dapat dilebih-lebihkan ataupun disia-siakan.

  1. Waktu yang dapat diatur :

Waktu yang ditemukan dalam aktivitas kerja manusia dan sebagian dalam kehidupan pribadi manusia.Waktu jenis ini dibagi dua :

- waktu-waktu prima ( waktu puncak), dimana semangat dan etos kerja tinggi

- waktu – waktu lembah, dimana semangat dan etos kerja rendah, misalnya saat-saat akhir kerja.

Tantangannya adalah bagaimana manusia dapat memanfaatkan waktu –waktu secara effektif.

Waktu yang dapat diatur

  • Waktu puncak : etos kerja tinggi, misalnya pada jam 07.00 pagi dan jam 19.00 malam
  • Waktu lembah : etos kerja rendah, misalnya sebelum jam 07.00 pagi, jam 15.00, dan jam 22.00 malam.

 

III.    MEMANFAATKAN WAKTU PUNCAK SECARA EFEKTIF

-    Mengerjakan tugas-tugas yang penting dan berat pada waktu puncak, karena pada saat ini semangat sedang tinggi dan kemampuan otak sedang baik.

-    Jangan mengerjakan tugas-tugas ringan pada waktu puncak, karena tugas-tugas berat akan lebih sulit dikerjakan pada waktu lembah. Akibatnya pekerjaan tidak dapat diselesaikan dengan baik bahkan dapat tertunda hingga hari berikutnya.

 

  1. IV.       LANGKAH-LANGKAH MENGELOLA WAKTU

Kebiasaan mengatur atau mengelola waktu merupakan upaya untuk memanfaatkan waktu sekarang ini sebaik-baiknya. Anda mempunyai tujuan yang jelas, rencana dan prioritas utama, tetapi anda tidak mengelola saat-saat  sekarang ini dengan baik.

Anda tenggelam dalam  hal-hal yang menyebabkan waktu anda terbuang, sehingga menyebabkan tujuan-tujuan anda hilang dan prioritas tercampur aduk dan anda harus memulainya dari awal. Oleh karena itu kebiasaan mengatur waktu merupakan kebiasaan pribadi sukses terpenting.

 

  1. V.          HAL HAL YANG PENTING  DALAM MENGELOLA WAKTU
  2. Mempelajari tujuan, rencana dan prioritas anda
  3. Membuat rencana kerja periodik, dapat berupa rencana harian
  4. Menentukan tingkat urgensinya
  5. Menentukan hal-hal yang dapat anda delegasikan pada orang lain
  6. Melakukan prioritas ( yang terpenting ) dan yang paling dekat batas waktunya.
  7. Memberi tanda pada hal-hal yang telah selesai
  8. Memindahkan hal-hal yang belum tuntas pada rencana hari berikutnya.
  9. Menyiapkan Tabel Kerja Harian
  10. Menyiapkan tabel kerja harian di awal atau di akhir hari sebelumnya.
  11. Membuat tabel yang praktis, agar mudah dibawa
  12. Tabel berisi seluruh tugas dan aktivitas yang harus diselesaikan hari iitu.
  13. Alokasi waktu sesuai dengan skala prioritas. Dua puluh persen  tabel terlaksana dapat mewujudkan 80% hasil yang diharapkan.
  14. Padukan aktivitas yang serupa
  15. Alokasikan waktu khusus untuk setiap tugas.
  16. Mengkaji lagi tugas-tugas harian, dan menghapus tugas-tugas yang tidak penting.
  17. Membuat rencana kerja yang fleksibel , sisakan waktu untuk tugas-tugas darurat.
  18. Alokasikan waktu istirahat dan santai untuk diri sendiri, keluarga dan teman –teman.
  19. Komitmen pada tabel harian anda, jangan menyimpang darinya, bisa diubah sedikit sesuai situasi.

 

  1. VI.             Hambatan-hambatan dalam Manajemen Waktu

ü  Mendahulukan pekerjaan yang dicintai, baru kemudian mengerjakan pekerjaan yang kurang diminati.

ü  Mendahulukan pekerjaan yang mudah sebelum menyelesaikan pekerjaan yang suli

ü  Mendahulukan pekerjaan yang cepat penyelesaiannya, sebelum menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan waktu yang lama.

ü  Mendahulukan pekerjaan darurat / mendesak, sebelum meyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang penting.

ü  Melakukan aktivitas yang dapat mendekatkan mereka pada tujuan atau  mendatangkan kemaslahatan bagi diri mereka.

ü  Menunggu batas waktu ( mepet ) untuk menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya.

ü  Skala prioritas disusun tidak berdasarkan kepentingannya, tetapi berdasarkan urutannya.

ü  Terperangkap pada tuntutan yang mendesak dan memaksa.

 

VII.   WAKTU YANG TERBUANG

ü  Waktu yang sulit diatur :

  • Terbuang karena faktor internal.

Hitunglah berapa banyak waktu anda untuk

                        – makan

                        – nonton TV

                        – baca koran

                        – berbicara panjang lebar ditelepon

                        – mengendarai mobil / motor ke kampus

  • Terbuang karena faktor eksternal :

Hitunglah berapa banyak waktu anda untuk

                        – menerima tamu

                        – menghadiri undangan

                        – begadang sama teman-teman

                        - kegiatan sosial

 

ü  Waktu yang dapat diatur :

  • Terbuang kareana faktor internal :

                        – melamun

                        – membaca koran

                        – berkirim sms berkepanjangan

                        – telepon berlama-lama

                        – browsing internet di sela waktu kerja

  • Terbuang karena faktor eksternal

                        – Pembicaraan yang tidak bertujuan bersama teman-teman

                        – menghadiri rapat organisasi kemahasiswaan mendadak

                        – kedatangan tamu.

 

VIII.    MENGHINDARI TERBUANGNYA WAKTU

Dalam kehidupan kita, ada saja hal-hal yang mendesak, yang muncul yang membuat rencana kerja kita menjadi berantakan, misalnya  mendadak kita sakit atau  memdadak dosen sakit  sehingga waktu kuliah hari itu kosong.

 

Apa Yang Anda Lakukan Agar Waktu Anda Tidak Terbuang Percuma.

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, perlu langkah-langkah sebagai berikut :

ü  Evaluasi kembali tujuan, rencana dan prioritas anda

Tujuan jangka panjang yang diwujudkan secara bertahap melalui tuuan-tujuan jangka pendek harus dievaluasi, termasuk skala prioritas yang sudah ditetapkan

ü  Letakkan tujuan dalam rencana periodik atau program kerja

Tentukan tanggal-tanggal pelaksanaan masing-masing pekerjaan dan tugas mencakup waktu mulai dan batas akhir, sehingga mempermudah pencapaian tujuan anda.

ü  Buat daftar pekerjaan harian

Membuat daftar tabel kerja harian seperti pada langkah-langkah mengelola waktu

ü  Tutup semua hal yang dapat memalingkan anda dari tujuan-tujuan tsb.

Anda harus dapat mengatur waktu untuk menyelesaikan pekerjaan pada waktu-waktu puncak, jangan ditunda-tunda. Dengan menunda-nunda anda akan mengacaukan pencapaian tujuan anda dan mengantar anda pada kegagalan.

ü  Manfaatkanlah waktu luang

Sebaiknya anda elalu siap mengantisipasi terjadinya kehilangan waktu seperti mengerjakan hal-hal yang bermanfaat.

ü  Jangan selalu pasrah pada hal-hal yang bersifat mendesak

Untuk mengantisipasinya, anda sebaiknya menganalisis apakah tugas mendesak itu penting sekali, penting atau tidak penting.

 

 

IX.   3 STANDAR UTAMA DALAM MENGATUR MANAJEMEN WAKTU DENGAN BAIK

  1.                    I.            Standar kepentingan

Standar yang digunakan untuk menyeleksi tingkat kepentingan pekerjaan

  1.                 II.            Standar kelayakan

Standar yang digunakan untuk mendelegasikan pekerjaan

  1.              III.            Standar efektifitas

Tugas penting yang harus dikerjakan sendiri

 

X.    KIAT MANAJEMEN WAKTU

Bagi siapapun, melakukan manajemen waktu secara bijak amat penting. Bila Anda melewatkan janji penting dan tenggat waktu, tak ayal ini bakal mengganggu alur karir dan kehidupan sosial Anda. Buntutnya, timbul rasa bersalah, frustrasi, dan perasaan buruk lain. Berikut tips manajemen waktu yang tepat dari George Mason University.

ü  Lakukan survai waktu pribadi.

Untuk mulai mengatur waktu, Anda harus tahu pasti bagaimana Anda menggunakan waktu. Survai waktu akan membantu Anda memperkirakan berapa banyak waktu yang telah Anda habiskan dalam aktivitas tertentu. Untuk memperoleh perkiraan akurat, Anda dapat melihat waktu yang telah dihabiskan selama satu minggu.

ü  Perhatikan jadwal harian.

Ada beragam jadwal waktu yang sesuai dengan kepribadian Anda. Begitu Anda memutuskan satu gaya tertentu, langkah berikut adalah membentuknya. Yang paling baik sisakan sedikit waktu untuk istirahat pada tiap jam, sedangkan setengah jam lainnya disiapkan untuk jadwal yang benar-benar padat.

ü  Jangan menjadi perfeksionis.

Berusahalah agar menjadi orang sempurna yang siap menghadapi kekalahan. Tidak ada orang yang sempurna. Anda butuh tujuan yang dapat dicapai dengan kemampuan yang ada. Tugas-tugas sulit biasanya berakhir dengan penolakan dan penundaan

ü  Belajarlah berkata tidak.

Misalnya, teman dekat Anda mengajak jalan-jalan. Sebenarnya, Anda tidak tertarik. Tapi, Anda tidak sampai hati mengecewakan orang. Berkata tidak dengan sopan selayaknya menjadi kebiasaan.

ü  Belajar menentukan prioritas.

Sangat penting melakukan prioritas pada tanggung jawab dan kesepakatan yang telah dicapai. Orang-orang yang tidak tahu bagaimana melakukan prioritas bakal menjadi orang yang gemar menunda-nunda pekerjaan.

ü  Gabungkan sejumlah aktivitas.

Bila memungkinkan, gabungkan sejumlah aktivitas dalam satu waktu. Ketika dalam perjalanan, baca catatan-catatan penting. Banyak cara untuk memadukan aktivitas, tapi yang penting adalah berusaha agar selalu kreatif.

ü  Adaptasi diri.

Setelah penjadwalan sukses dilakukan, maka tinggal Anda berusaha keras untuk menyesuaikan diri. Namun, yang paling penting adalah bagaimana agar upaya ini dapat berhasil untuk Anda. Jadwal waktu yang tidak jujur dan jadwal kegiatan pribadi bukan jadwal waktu yang tepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

 

  1. I.            KESIMPULAN

Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur (Wikipedia.org).

Manajemen waktu yang baik adalah dengan membuat data aktifitas atau pekerjaan dan menentukan skala prioritas dari setiap pekerjaan tersebut. Disini perlu kita tahu bahwa setiap pekerjaan pastilah penting namun dari daftar pekerjaan penting itu ada yang lebih penting yaitu pekerjaan yang mendesak atau genting dan biasanya berhubungan dengan deadline.

Bagi siapapun, melakukan manajemen waktu secara bijak amat penting. Bila Anda melewatkan janji penting dan tenggat waktu, tak ayal ini bakal mengganggu alur karir dan kehidupan sosial Anda. Buntutnya, timbul rasa bersalah, frustrasi, dan perasaan buruk lain. Berikut tips manajemen waktu yang tepat dari George Mason University.

 

  1. SARAN

Manajemen waktu sangat lah penting untuk setiap orang, karena manajemen waktu dapat membuat seseorang menjado orang yang sukses, dia dapat mengatur semua kegiatan menjadi terarah dan dapat di selesaikan dengan baik. Jadi setiap kita pati memerlukan semua itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Eriricaldo, “ Manajemen Waktu” inspirasiku.blogspot.com, diunduh pada tanggal 9 desember 2012. Pada pukul 11.30 wib

 

Aditya bayu kusama, “ Manajemen Waktu Menurut Para Ahli”. Personality.blogspot.com. diunduh pada tanggal 9 desember 2012. Pukul 11.30 wib

 

Fadli lutfi, “ Manajemen Waktu Dalam Kehidupan” http://www.fadlilutfi.wordpress.com . diunduh pada tanggal 9 desember 2012 pukul 10.30 wib

 

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s